MAJENE,Channelsulbar.Com-Wakil Bupati Majene, Dr. Hj. Andi Ritamariani Selesai agenda Musrenbang tingkat kecamatan, langsung melanjutkan rapat konsep kolaborasi bersama para mitra Dinas Kesehatan Majene. Fokus kita satu: percepatan pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Majene.
Bersama Ketua TP PKK Majene, Ketua Dharma Wanita, Kadis Kesehatan, perwakilan STIKES, serta organisasi wanita lainnya, saya menegaskan bahwa penurunan stunting bukan tugas satu pihak. Ini bukan hanya tugas dinas kesehatan, bukan hanya puskesmas atau posyandu. Ini adalah kerja kolaboratif. Semua harus terlibat, bergerak bersama, dan saling menguatkan.Kamis 12/02/2026
” Andi Rita Mariani dalam mengatakan Target kita jelas: capaian D/S minimal 90%. Edukasi di posyandu harus diperkuat karena di sanalah pintu pertama pengawasan tumbuh kembang anak. Jika ada anak yang tidak hadir penimbangan, harus kita kunjungi. Data itu penting. Tanpa data yang akurat, kita tidak bisa mengambil langkah yang tepat.” “Jelasnya
Di samping itu, Perhatian serius kita tujukan pada Anak yang berat badannya menurun,Anak yang timbangannya stagnan.
Mereka harus kita intervensi lebih cepat dan lebih serius. Sementara bagi anak yang menunjukkan perkembangan baik, mari beri apresiasi sebagai motivasi bagi orang tua agar terus menjaga asupan dan pola asuh.
Wakil Bupati Berharap, semua serius dan konsisten dalam Penanganan Stuntiang,Jangan sampai ada anak-anak kita kehilangan masa depannya karena kita kurang sigap hari ini.Mari bergerak bersama, bekerja dengan data, dan bekerja dengan hati. ” tutur Andi Rita di acara pertemuan diKesehatan Majene.
(Tim-Red)



