MAJENE, Channelsulbar. Com– Pemerintah Kabupaten Majene melalui Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) bekerja sama dengan Pemerintah Kecamatan Tammerodo Sendana menggelar kegiatan penguatan budaya kerja aparatur sipil negara (ASN) dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Aula Kantor Kecamatan Tammerodo Sendana, Jumat (3/7/2026).
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Launching Penerapan Core Values ASN BerAKHLAK, Forum Konsultasi Publik (FKP) Standar Pelayanan, serta pemantapan materi persiapan penilaian pelayanan publik Tahun Anggaran 2026.
Acara dibuka secara resmi oleh Camat Tammerodo Sendana, Edi Bastian, A.Md., I.P., S.E., didampingi Sekretaris Kecamatan, Muhammad Saleh, S.H.I. Hadir sebagai narasumber Kepala Bagian Ortala Kabupaten Majene, Darwis M., S.STP., bersama Analis Pelayanan Publik, Ir. Nizam Muhammad Taswin, S.PWK. Kegiatan ini juga diikuti oleh jajaran staf kecamatan, perwakilan pemerintah desa se-Kecamatan Tammerodo Sendana, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Camat Tammerodo Sendana menegaskan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam menjalankan tugas sebagai aparatur pemerintah. Menurutnya, kompetensi dan pendidikan yang tinggi tidak akan berarti apabila tidak diiringi dengan karakter dan akhlak yang baik.
“Setinggi apa pun gelar akademik dan ilmu yang kita miliki, jika tidak disertai dengan integritas dan berakhlak, maka semuanya akan bernilai nol. Inilah fondasi utama yang harus dimiliki oleh setiap ASN sebagai abdi negara dan abdi masyarakat,” tegas Edi Bastian.
Sementara itu, Kepala Bagian Ortala Kabupaten Majene, Darwis M., S.STP., menjelaskan bahwa nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK yang terdiri dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif bukan sekadar slogan, melainkan pedoman perilaku yang harus diterapkan dalam setiap pelaksanaan tugas.
Ia menekankan pentingnya perubahan paradigma pelayanan publik, di mana masyarakat harus ditempatkan sebagai prioritas utama yang berhak memperoleh pelayanan yang cepat, ramah, profesional, dan solutif.
“Sebagai ujung tombak pemerintahan, rekan-rekan di kecamatan harus mampu beradaptasi dengan era digitalisasi. Kami menuntut kerja yang tuntas dan berkualitas. Pintu terbuka bagi siapa saja yang ingin berkembang, namun tidak ada ruang bagi ASN yang tidak memberikan kontribusi nyata dalam pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Melalui Forum Konsultasi Publik, peserta juga membahas penyempurnaan standar pelayanan yang akan diterapkan pada tahun 2026. Forum ini menjadi wadah untuk menyerap masukan dari berbagai pihak guna mewujudkan pelayanan publik yang semakin efektif, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Camat Tammerodo Sendana turut mengingatkan seluruh aparatur agar terus menjaga disiplin kerja, meningkatkan profesionalisme, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara sebagai bentuk komitmen bersama seluruh peserta dalam mengimplementasikan nilai-nilai BerAKHLAK, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kecamatan Tammerodo Sendana.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Majene berharap budaya kerja ASN yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan dapat terus terwujud, sehingga mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas dan memberikan kepuasan bagi masyarakat.



