Kadis Kesehatan Majene Pastikan Pasien Terlayani Maksimal”Insiden MBG Di Tubo Sendana

MAJENE,–Pemerintah Kabupaten Majene Melalui,Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majene,Dra. Hj. Yuliani, M.Adm. Pemb., turun langsung memimpin penanganan medis terhadap puluhan warga yang mengalami gangguan kesehatan diduga usai mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Selasa (13/1/2026), tercatat puluhan pasien menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan di Kecamatan Tubo Sendana, Kabupaten Majene.

Berdasarkan data resmi, sebanyak 37 pasien dirawat di Puskesmas Sendana II,baik pasien Baduta balita, hingga remaja, dan 9 orang di Pustu Tubo Sendana, juga 2 pasien balita/baduta di Puskesmas Salutambung. Gangguan kesehatan ini diduga kuat terjadi pasca penyaluran MBG sesi kedua pada Senin (12/1) siang oleh dapur SPPG Tubo Sendana di bawah naungan Yayasan Kreatif Jaya Perdana Bangsa.

Baca Juga:   Dirut Perumda Aneka Usaha Sampaikan Permintaan Maaf atas Insiden Perkelahian

Didampingi jajaran kepolisian, Kadis Kesehatan juga melakukan inspeksi mendadak ke Dapur MBG di Dusun Rawang-Rawang, Desa Bonde-Bonde. Beliau menekankan pentingnya edukasi waktu konsumsi kepada penerima manfaat untuk mencegah makanan menjadi basi.

“Kami meminta petugas dapur untuk memberikan pemahaman agar makanan segera dikonsumsi. Jika disalurkan, jangan ditunda hingga malam hari karena risiko basi sangat tinggi,” tegasnya.

Baca Juga:   UPTD Puskesmas Salutambung Buka Open Rekrutmen Dokter Gigi, Dibutuhkan Segera

Di lokasi yang sama, pihak pengelola dapur SPPG meminta masyarakat dan semua pihak untuk tidak terburu-buru menghakimi pengelola sebelum ada bukti otentik. Pihaknya menyatakan masih menunggu hasil uji sampel laboratorium dari Dinas Kesehatan.

“Kita jangan dulu men-justice bahwa ini mutlak kesalahan pengelola dapur. Kami sangat terbuka dan sedang menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dari pihak kesehatan untuk memastikan penyebab pastinya,” ungkap Kepala Dapur SPPG.

Baca Juga:   Polres Majene Tegas: Jangan Panik Isu Kenaikan BBM, Penimbun Akan Berhadapan dengan Hukum

Pemerintah Kabupaten Majene bersama pihak kepolisian terus melakukan penelusuran mendalam atas kejadian ini guna memastikan standar keamanan pangan program MBG tetap terjaga di masa mendatang.(Whd)