MAJENE, Channelsulbar. Com–Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfo) Kabupaten Majene, Albar Mustar, membantah keras tudingan salah satu media yang menyebut disposisi Bupati Majene tidak dihargai oleh jajarannya. Klarifikasi ini menanggapi pemberitaan yang menyebut tanda tangan dan titah Bupati layaknya “macan di atas kertas yang tak bertaji”.
Albar Mustar menegaskan bahwa situasi yang terjadi bukanlah bentuk pembangkangan terhadap pimpinan daerah. Kendala utama yang dihadapi Diskominfo Majene saat ini adalah keterbatasan anggaran yang sangat minim.
Prioritas Media Domisili Majene
Menyikapi keterbatasan fiskal tersebut, Diskominfo Majene mengambil kebijakan strategis untuk memprioritaskan kemitraan dengan media massa yang berdomisili di wilayah Majene.
- Fokus Kinerja: Mengutamakan media lokal berkinerja positif untuk daerah.
- Kondisi Riil: Sekitar 50 media lokal Majene saat ini terdampak minimnya anggaran.
- Hormati Pimpinan: Menegaskan Bupati Majene adalah orang tua dan pemimpin yang sangat dihormati.
- Permohonan Maaf: Meminta maaf lahir batin atas keterbatasan dalam mengesekusi disposisi secara maksimal.
Sebagai Orkestrator Komunikasi Publik, Diskominfo berkomitmen menjembatani diseminasi kebijakan pemerintah melalui kolaborasi media. Selain itu, sebagai Regulator Ekosistem Media, Diskominfo wajib memastikan persaingan yang sehat melalui implementasi regulasi seperti Publisher Rights.
Respons SMSI Majene Terkait Kesejahteraan Media
Plt Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Majene, Ramli Hayat Daeng Pasewang, membenarkan adanya kesenjangan ekonomi yang dihadapi perusahaan pers lokal akibat minimnya anggaran.
- Harapan Kesejahteraan: Berharap ada perbaikan tata kelola anggaran media di masa depan.
- Optimalisasi Berita: Kesejahteraan jurnalis linier dengan kualitas berita yang disajikan kepada publik.
- Pilar Keempat: Media harus kuat agar bisa menjalankan fungsi kontrol sosial bagi rakyat kecil.
Peran Krusial Media Massa
Dalam kesempatan ini, Diskominfo dan SMSI Majene sepakat bahwa pers memiliki peran krusial sebagai pilar keempat demokrasi, yang meliputi:
- Edukasi Publik: Menyampaikan informasi dan kebijakan pemerintah agar masyarakat tidak tertinggal.
- Kontrol Sosial: Menjadi ruang aspirasi bagi keluhan dan ketidakadilan yang dialami rakyat kecil.
- Pengawas Anggaran: Mengawal kebijakan publik agar program bantuan pemerintah tepat sasaran.
- Pemberdayaan Ekonomi: Membantu promosi UMKM lokal dan menginformasikan peluang kerja.
- Perekat Persatuan: Menyebarkan nilai toleransi dan gotong royong demi mengikis kesenjangan sosial.
Diskominfo Majene sangat mengharapkan masukan, saran, dan sinergi dari seluruh rekan pers demi mengoptimalkan kinerja pemerintahan ke depan.
Prabowo Subianto Kementerian Sekretariat Negara RI Dprd Majene Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Majene Rumah Kita Kodim Majene Kementerian Pariwisata RI Kementerian Agama RI Smsi Mateng Diskominfoss Sulbar Hamsi Aibra Sendana Dinas Pendidikan Kabupaten Majene. ****
( Wid)



