MAJENE – Tim UKS dan PKPR UPTD Puskesmas Sendana I melaksanakan kegiatan pemeriksaan Hemoglobin (HB) serta pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) kepada siswi SMPN 2 Sendana yang berlokasi di Poniang, Desa Tallu Banua, Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan anemia dan stunting pada remaja putri sejak dini. Rabu (7/5/25)
Program ini menyasar siswi usia remaja dengan tujuan utama mencegah anemia, mempersiapkan kesehatan sebelum menjadi ibu, menjaga daya tahan tubuh, serta mencegah kecacatan pada bayi dan risiko stunting di masa depan. Kegiatan ini juga mendukung program kesehatan remaja yang berkelanjutan di tingkat sekolah.
Menurut tim dari UPTD Puskesmas Sendana I yang bertugas, remaja putri termasuk kelompok yang rentan mengalami anemia akibat perubahan hormonal dan kebutuhan zat besi yang meningkat. Oleh karena itu, konsumsi Tablet Tambah Darah secara rutin sangat penting untuk menjaga kesehatan mereka.
“Remaja putri harus dibekali dengan kondisi kesehatan yang baik sejak dini, terutama karena kelak mereka akan menjadi ibu. Asupan zat besi melalui TTD sangat membantu meningkatkan kadar hemoglobin dan mencegah berbagai gangguan kesehatan,” ungkap salah satu petugas yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan ini mendapat respon positif dari para siswi. Tampak para siswa putri antusias mengikuti pemeriksaan dan secara sukarela mengonsumsi tablet yang diberikan. Tim kesehatan juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga pola makan dan rutin mengonsumsi TTD minimal satu tablet setiap minggu.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini dan berharap kegiatan serupa bisa dilakukan secara berkala. Kepala sekolah SMPN 2 Sendana menyampaikan terima kasih kepada UPTD Puskesmas Sendana I atas kepedulian terhadap kesehatan para siswi.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan kesadaran remaja putri terhadap pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dan pencegahan stunting dapat meningkat. UPTD Puskesmas Sendana I menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan sekolah dan masyarakat dalam upaya promotif dan preventif bidang kesehatan.(*)


