22 Anak dan Balita di Tubo Sendana Diduga Keracunan Makanan Dari Pembagian MBG, Polisi Lakukan Penyelidikan

MAJENE, – Sebanyak 22 warga yang didominasi oleh anak-anak dan balita dilarikan ke Puskesmas Sendana II, Desa Bonde-Bonde, Kecamatan Tubo Sendana, Kabupaten Majene, pada Senin malam (12/1/2026). Para korban diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi paket makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Peristiwa ini mulai terdeteksi sekitar pukul 20.30 WITA saat sejumlah orang tua membawa anak mereka ke fasilitas kesehatan dengan keluhan medis yang serupa. Berdasarkan laporan dari Piket Polsubsektor Tubo Sendana, para korban mengalami gejala mual, muntah berulang kali, sakit perut hebat, hingga diare.

Baca Juga:   Peduli Literasi, Polsek Malunda Salurkan Bantuan Buku

Laporan dugaan keracunan mulai masuk ke pihak kepolisian sekitar pukul 22.30 WITA. Petugas yang tiba di lokasi menemukan situasi di Puskesmas Sendana II dipenuhi pasien yang membutuhkan penanganan medis segera.

Diduga, sumber keracunan berasal dari paket makanan yang disalurkan oleh Yayasan Kreatif Jaya Perdana Bangsa yang beralamat di Jl. Poros Majene-Mamuju KM 65, Dusun Rawang-Rawang, Desa Bonde-Bonde. Program tersebut dimaksudkan untuk memberikan tambahan nutrisi bagi anak-anak di wilayah tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, tercatat 22 korban yang sedang menjalani perawatan medis intensif (opname), dengan rincian sebagai berikut:
Balita dan Anak-anak: 18 Orang (rentang usia 2 hingga 12 tahun).
Dewasa: 4 Orang (usia 17 hingga 23 tahun).
Beberapa korban anak, seperti Delisya Taqiyah (2 thn), Ashabul Aziz (2 thn), Gusrian Gusri (2 thn), dan Jihan Ramadani (3 thn), dilaporkan mengalami frekuensi muntah yang cukup parah, yakni mencapai 10 kali, yang memicu kekhawatiran akan dehidrasi berat.

Baca Juga:   Bupati Majene Lantik 71 Pejabat Eselon II, Esalon III dan 44 Esalon IV.

Personel Polsubsektor Tubo Sendana telah berada di lokasi untuk mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan pendataan terhadap para korban. Fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan perawatan medis yang memadai.

Kami terus memantau perkembangan kondisi para korban di Puskesmas Sendana II. Langkah investigasi lebih lanjut terkait penyebab pasti keracunan, termasuk pemeriksaan sampel makanan, akan segera dikoordinasikan dengan pihak terkait dan Dinas Kesehatan,” ujar perwakilan Piket Polsubsektor Tubo Sendana dalam laporannya.

Baca Juga:   Kadis Dikpora Majene Sidak ke Sekolah Dasar

Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di sekitar lokasi kejadian terpantau aman dan terkendali. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan menunggu hasil investigasi resmi dari pihak kepolisian dan otoritas kesehatan. (..)