Polres Majene Tegas: Jangan Panik Isu Kenaikan BBM, Penimbun Akan Berhadapan dengan Hukum

MAJENE– Kapolres Majene melalui Kasat Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) AKP Fredy mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang beredar terkait rencana kenaikan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Imbauan tersebut disampaikan melalui sambungan telepon pada Rabu, 2 April 2026, sebagai bentuk respons cepat aparat kepolisian dalam menjaga stabilitas sosial di tengah berkembangnya informasi yang belum tentu dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Dalam keterangannya, AKP Fredy menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik ataupun melakukan tindakan yang justru dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Baca Juga:   Pemdes Simbang Alokasikan Dana Desa Untuk Pembuatan Talud Sungai

Ia menilai, situasi kondusif hanya dapat terjaga apabila masyarakat mampu menyaring informasi secara bijak serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas sumbernya.

Lebih lanjut, pihak kepolisian juga memberikan perhatian serius terhadap potensi munculnya praktik penimbunan BBM bersubsidi yang kerap terjadi di tengah kekhawatiran masyarakat.

AKP Fredy mengingatkan bahwa segala bentuk upaya penimbunan merupakan pelanggaran hukum yang dapat berujung pada sanksi pidana.

Tindakan tersebut tidak hanya merugikan negara, tetapi juga berdampak langsung pada distribusi BBM yang seharusnya dinikmati secara merata oleh masyarakat.

Baca Juga:   Unsur Pimpinan DPRD Majene Habiskan Anggaran ART Milyaran

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan penimbunan BBM. Selain melanggar hukum, hal tersebut juga dapat memperkeruh situasi dan merugikan banyak pihak,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa aparat kepolisian akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan di lapangan guna memastikan distribusi BBM berjalan lancar serta mencegah adanya praktik-praktik curang.

Tidak hanya itu, pihaknya juga membuka ruang bagi masyarakat untuk melaporkan jika menemukan indikasi penimbunan atau penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Baca Juga:   Wabup Majene Sambangi BKKBN RI

Imbauan ini diharapkan dapat menjadi penyejuk di tengah kekhawatiran yang berkembang, sekaligus memperkuat kesadaran kolektif masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan tidak mengambil langkah yang melanggar hukum.

Kepolisian pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif serta mempercayakan penanganan isu-isu strategis kepada pihak berwenang.

Dengan demikian, stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Majene dapat terus terjaga, serta masyarakat dapat menjalani aktivitas sehari-hari tanpa rasa khawatir yang berlebihan.( Ihh/W)