Bupati Majene Temui Wamenkes,Usulkan RSUD Majene Jadi Rumah Sakit Pendidikan

JAKARTA, Bupati Majene, Andi Achmad Syukri Tammalele, mendampingi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, melakukan audiensi ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI di Jakarta, Rabu (10/6/2026). Pertemuan tersebut berfokus pada usulan transformasi RSUD Majene menjadi Rumah Sakit (RS) Pendidikan serta penguatan layanan medis rujukan.

Dalam rombongan tersebut, hadir pula para kepala daerah se-Sulawesi Barat serta Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Provinsi Sulawesi Barat. Pertemuan strategis dengan Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, ini membahas program kerja dan kegiatan prioritas Tahun Anggaran 2026/2027.

Baca Juga:   Bupati Majene,Lantik Pejabat Administrator Pengawas Pemkab Majene Tahun 2026

Selain memperjuangkan status RS Pendidikan, Bupati Majene mengusulkan penguatan layanan rujukan unggulan untuk penanganan penyakit katastrofik di RSUD Majene. Layanan tersebut meliputi penanganan Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefro (KJSU).” Ujar Bupati Melalui Via Telpon.

Merespons usulan tersebut, Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, menekankan empat syarat krusial yang wajib dipenuhi oleh pemerintah daerah agar rencana pengembangan berjalan optimal.

Syarat tersebut meliputi pemenuhan Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan yang kompeten, penambahan daya listrik fasilitas rumah sakit, penyelesaian usulan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS), serta pengajuan prioritas pengadaan alat kesehatan (alkes).Kemenkes menyatakan komitmennya untuk mendukung peningkatan pelayanan medis di Sulawesi Barat. Namun, dr. Benjamin memberikan catatan agar pemerintah daerah segera memutakhirkan data sarana dan prasarana secara berkala melalui aplikasi ASPAK (Aplikasi Sarana, Prasarana, dan Alat Kesehatan).

Baca Juga:   Korban Lakalantas Mendapatkan Perawatan Intens di PKM Lembang

“Data yang terinput di dalam ASPAK menjadi basis data utama bagi Kementerian Kesehatan dalam menentukan pemenuhan kebutuhan bantuan di setiap daerah. Oleh karena itu, akurasi data yang diinput menjadi sangat krusial,” ujar dr. Benjamin.

Menanggapi arahan tersebut, Bupati Majene berkomitmen untuk mempercepat pemenuhan seluruh persyaratan teknis dan administrasi yang diminta pusat.

Baca Juga:   Arief Budiman: Klarifikasi Kerusakan Jalan di Tanjung Ranggas Majene, Retakan Akibat Faktor Alam.

“Kami berkomitmen untuk segera mempercepat pemenuhan persyaratan dan pemutakhiran data di ASPAK agar pengembangan RSUD Majene sebagai RS Pendidikan serta peningkatan layanan rujukan KJSU dapat segera terealisasi,” kata Andi Achmad Syukri.

( Wid)