Bupati dan Wakil Bupati Majene Lakukan Sidak ke Pasar,Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil dan Daya Beli Warga Terjaga

MAJENE.Channelsulbar.Com-Pemerintah Kabupaten Majene terus memperkuat langkah nyata dalam menjaga stabilitas harga dan menjamin ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat. Sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah, Bupati Majene Dr. H. A. Achmad Syukri, S.E., M.M. didampingi Wakil Bupati Majene Dr. Hj. A. Ritamariani Basharoe, M.Pd. bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di pasar Kamis, 23 Juli 2026.

Sidak tersebut merupakan bagian dari monitoring dan evaluasi pelaksanaan sembilan indikator pengendalian inflasi Tahun 2026 yang menjadi perhatian pemerintah pusat. Dalam kegiatan itu, rombongan meninjau langsung perkembangan harga berbagai komoditas, memastikan ketersediaan stok bahan pokok, serta memantau kelancaran distribusi barang kebutuhan masyarakat.

Baca Juga:   Bupati Majene Serahkan 24 Unit Rumah Relokasi Gempa

Bupati Majene, Achmad Syukri, mengatakan bahwa kehadiran pemerintah di tengah aktivitas pasar merupakan bentuk komitmen untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang wajar.

“Pemerintah harus hadir untuk memastikan harga-harga kebutuhan pokok tetap stabil, stok tersedia, dan distribusi berjalan lancar. Ini merupakan bagian dari ikhtiar kami menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengantisipasi potensi gejolak harga,” ujarnya.

Baca Juga:   Kadisdikpora GelarSosialisasi BSOP dan RKAS,Di SDN 9 Sasende Malunda.

Selain berdialog dengan pedagang, pemerintah juga menyerap berbagai masukan terkait kondisi perdagangan dan pasokan barang sebagai bahan evaluasi dalam menyusun langkah-langkah strategis pengendalian inflasi.

Kegiatan tersebut melibatkan seluruh perangkat daerah yang tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Majene. Sinergi lintas sektor ini menjadi penguatan koordinasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, serta para pelaku usaha dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Pemerintah Kabupaten Majene menegaskan bahwa pengendalian inflasi bukan hanya menjadi tugas pemerintah semata, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga:   Rapat Konsolidasi Tim Pemenangan, AST-RITA: Menang Bersama Rakyat

Karena itu, masyarakat diimbau tetap berbelanja secara bijak, tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying), serta bersama-sama menjaga stabilitas harga dengan mendukung distribusi pangan yang sehat dan tertib.

Melalui penguatan koordinasi TPID, pemantauan rutin di lapangan, serta langkah antisipatif terhadap potensi kenaikan harga, Pemerintah Kabupaten Majene optimistis inflasi daerah dapat tetap terkendali. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi daerah dapat terus terjaga, daya beli masyarakat meningkat, dan kesejahteraan warga Majene semakin baik./***