MAJENE – Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan anak usia sekolah, Dinas kesehatan Majene melalui UPTD Puskesmas Lembang secara rutin melaksanakan kegiatan deteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM), khususnya pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, di berbagai sekolah di wilayah kerjanya. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari program UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) yang terus digalakkan setiap tahunnya. Senin, 19 Mei 2025
Pemeriksaan dilakukan langsung oleh petugas kesehatan di ruang UKS sekolah yang telah disiapkan, dengan sasaran utama siswa-siswi tingkat dasar. Fokus utama kegiatan ini adalah mendeteksi secara dini gangguan kesehatan gigi seperti karies, plak, gigi berlubang, serta kebiasaan yang dapat berisiko terhadap kesehatan gigi dan mulut anak.
Kegiatan ini secara rutin dilakukan untuk memastikan setiap siswa mendapatkan akses layanan kesehatan sejak dini, serta mencegah terjadinya masalah kesehatan gigi yang lebih serius di kemudian hari. Selain pemeriksaan, petugas juga memberikan edukasi tentang cara menyikat gigi yang benar, pentingnya menjaga kebersihan mulut, serta pola makan sehat yang mendukung kesehatan gigi.
Dalam pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gigi ini, tampak puluhan siswa bersemangat mengikuti kegiatan dengan tertib. Mereka secara bergiliran diperiksa oleh tim medis, dan tampak antusias saat mendapatkan penjelasan tentang kondisi gigi masing-masing. Beberapa siswa juga langsung diberikan rujukan untuk penanganan lanjutan di fasilitas kesehatan apabila ditemukan masalah yang perlu ditangani lebih lanjut.
Selanjutnya, siswa diharapkan dapat menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat, khususnya dalam merawat kebersihan gigi dan mulut di rumah maupun di sekolah. Para guru juga diimbau untuk turut mengingatkan siswa secara rutin dalam menjaga kebersihan diri, termasuk membiasakan menyikat gigi minimal dua kali sehari.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan kesadaran dan pengetahuan siswa tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut semakin meningkat. Program ini juga menjadi bentuk nyata dari kolaborasi antara sektor kesehatan dan pendidikan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.(Red)


