Maulid Nabi di Salabose: Khatam Al-Qur’an dan Barzanji Hidupkan Kecintaan kepada Rasulullah SAW

MAJENE,Channelsulbar.Com — Keluarga Besar Rumpun Masyarakat Poralle Salabose menggelar kegiatan khatam Al-Qur’an yang dirangkaikan dengan pembacaan Kitab Barzanji dalam rangka memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 H/2026 M. Kegiatan berlangsung khidmat di Masjid Syekh Abdul Mannan, Lingkungan Salabose, Kelurahan Panggali-Ali, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Selasa (25/8/2026).

Acara dihadiri oleh para imam masjid yang diundang panitia pelaksana peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Ketua BAZNAS Majene, Camat Banggae, para Lurah, Ketua Panitia Pelaksana, tokoh masyarakat, para undangan, serta seluruh peserta khatam Al-Qur’an.

Rangkaian peringatan Maulid Nabi ini dikemas dengan nuansa keagamaan yang kental dan kearifan lokal masyarakat setempat. Khatam Al-Qur’an dan pembacaan Barzanji menjadi sarana memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus mengenang kelahiran, perjuangan, serta keteladanan Rasulullah Muhammad SAW.

Baca Juga:   Aslan Digadang-gadang Mampu Meraup Suara 60 Persen Wilayah Kota

Kegiatan ini bukan sekadar seremonial keagamaan, melainkan momen untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarwarga. Masyarakat berharap peringatan Maulid Nabi ini dapat semakin mendorong kita untuk mencintai Rasulullah SAW, mengamalkan isi Al-Qur’an, serta meneladani akhlak mulia beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Pembacaan Barzanji merupakan tradisi yang terus hidup dan dilestarikan di tengah masyarakat Majene dalam menyemarakkan peringatan Maulid Nabi. Tradisi ini menjadi ruang untuk mengenang perjalanan hidup Rasulullah SAW sekaligus menumbuhkan rasa cinta dan penghormatan kepada Baginda Nabi.

Baca Juga:   Kadispora Majene Dinilai Layak Sebagai Kadis Pendidikan Sulbar

Warga berharap tradisi keagamaan yang telah tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat dapat terus dijaga dan dilestarikan, dengan tetap mengedepankan nilai-nilai keislaman, persaudaraan, dan kemaslahatan bersama.

“Tradisi yang baik harus kita rawat. Di dalamnya ada silaturahmi, kebersamaan, kecintaan kepada agama, dan penghormatan terhadap warisan para pendahulu. Yang paling penting, semua itu harus bermuara pada semakin baiknya kehidupan beragama dan semakin kuatnya akhlak masyarakat,” ujar perwakilan penyelenggara kegiatan.

Baca Juga:   Bupati Majene Terima Kunjungan Perangkat Desa BTP

Peringatan Maulid Nabi di Masjid Syekh Abdul Mannan Salabose ini pun menjadi momentum untuk menyatukan nilai keagamaan, kebersamaan, dan kearifan lokal. Melalui khatam Al-Qur’an dan pembacaan Barzanji, masyarakat tidak hanya mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga diajak untuk menghadirkan nilai-nilai keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa tradisi keagamaan yang tumbuh di masyarakat dapat menjadi kekuatan dalam membangun kehidupan yang religius, harmonis, dan penuh kebersamaan di Kabupaten Majene.***