MAJENE –tindak lanjut hasil pemantauan Depo air minum, UPTD Puskesmas Sendana I menggelar rapat evaluasi dan koordinasi bersama Camat Sendana, Kapolsek Sendana, Danramil Sendana, serta para pemilik depo air minum se-Kecamatan Sendana. Rapat tersebut berlangsung di ruang kerja Kepala Puskesmas, Selasa (29/4/25)
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Plt Kepala Puskesmas Sendana I, Erwin, S.Kep., Ners, dan dihadiri oleh unsur lintas sektor. Fokus utama rapat adalah menyampaikan hasil pemantauan lapangan yang dilakukan oleh tim Kesehatan Lingkungan UPTD Puskesmas Sendana I bersama aparat terkait, serta merumuskan langkah pembinaan ke depan.
Dalam pertemuan tersebut, Erwin menegaskan bahwa kegiatan pemantauan tidak bertujuan menjatuhkan sanksi, melainkan sebagai upaya pembinaan dan pendampingan kepada pelaku usaha. “Kami tidak memberikan sanksi. Kami hanya ingin memberikan bimbingan dan pengarahan atas temuan-temuan yang kami lihat di lapangan,” ungkapnya.
Beberapa poin yang disampaikan meliputi pentingnya menjaga sanitasi peralatan, menjaga kebersihan ruang produksi, serta penggunaan bahan baku air yang sesuai standar kesehatan. Tim juga memberikan masukan teknis kepada pemilik depo agar mutu air yang diproduksi benar-benar aman dikonsumsi masyarakat.
Rapat berlangsung dinamis dan penuh hikmat. Para pemilik depo menyampaikan apresiasi atas pendekatan humanis yang dilakukan oleh Puskesmas dan aparat terkait. Mereka juga berkomitmen untuk melakukan perbaikan dan meningkatkan standar kebersihan serta kualitas air yang mereka produksi.
Keterlibatan Camat, Kapolsek, dan Danramil dalam rapat ini menambah kekuatan koordinasi lintas sektor. Hal ini menunjukkan keseriusan semua pihak dalam menjaga kesehatan masyarakat, khususnya dalam hal konsumsi air bersih yang merupakan kebutuhan pokok sehari-hari.
Dengan terselenggaranya rapat evaluasi ini, Puskesmas Sendana I berharap tercipta kerja sama berkelanjutan antara pelaku usaha dan pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan air minum isi ulang di Kecamatan Sendana, demi mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan terlindungi.(rls)


