Bupati Majene Apresiasi Pelaksanaan Kegiatan Dapur Sehat

MAJENE – Bupati Majene Dr. H. Andi Achmad Syukri, S.E., M.M., bersama Wakil Bupati Majene menghadiri kegiatan Festival DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting) yang diselenggarakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Majene. Kegiatan ini digelar di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Majene dan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi pangan lokal bergizi dalam upaya menurunkan angka stunting di Majene. Sabtu (17/5/25)

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Barat Rezky Murwanto, S.Kom., MPH, Dandim 1401/Majene Letkol Czi I Made Bagus Asmara Putra, Ketua TP PKK Kabupaten Majene Hj. Najmah B. Fattah, para Kepala OPD, Forkopimda, camat, lurah, kepala desa se-Kabupaten Majene, kepala puskesmas, kepala UPTD, penyuluh KB, Tim Pendamping Keluarga (TPK), serta perwakilan dari remaja GENRE Kabupaten Majene.

Baca Juga:   Blusukan ke pasar Sentral, AST-RITA disambut dan Didoakan Lanjutkan Dua Kali

Festival DASHAT menjadi bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Majene dalam menangani permasalahan stunting secara serius dan terstruktur. Melalui pendekatan inovatif yang mengedepankan pangan lokal, pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta dalam upaya pemenuhan gizi anak, khususnya pada masa 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yang menjadi periode emas pertumbuhan anak.

Baca Juga:   Anggun Dengan Dali Mandar,Wakil Bupati Majene Pukau Hadirin di Peringatan Harganas 2026.

Bupati Majene dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antar instansi, kader, dan masyarakat dalam mewujudkan generasi yang sehat dan bebas stunting. Ia juga mengapresiasi pelaksanaan Festival DASHAT sebagai upaya edukatif sekaligus inspiratif yang menyentuh langsung masyarakat, terutama keluarga yang memiliki balita dan ibu hamil.

Lebih lanjut, Bupati Majene juga menyampaikan dukungannya terhadap program DASHAT. Menurutnya, pendekatan berbasis dapur sehat yang memanfaatkan bahan pangan lokal adalah strategi efektif untuk mendorong perubahan perilaku konsumsi di tingkat keluarga.

Baca Juga:   Semarakkan Hakordia 2025;Kampus Kesehatan Polkesmamuju, Gelar" Satukan Aksi Basmi Korupsi "

Dengan berakhirnya Festival DASHAT di Majene, harapan besar pun tertanam agar semangat kolaboratif ini terus terjaga dan menjadi langkah konkret dalam menciptakan generasi Majene yang sehat, cerdas, dan bebas dari stunting. Pemerintah Kabupaten Majene menunjukkan bahwa pendekatan lokal dengan sentuhan budaya bisa menjadi kunci keberhasilan dalam menyelesaikan masalah gizi kronis di daerah.(Rls)