Pengamat Sepakbola Justinus Lhaksana Mengkritik FIFA soal penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026

SPORT,Cahannelsulbar.Com-Coach Justin sapaan akrab Justinus Lhaksana menilai FIFA seharusnya mengakuisi Piala AFF bukan malah membuat turnamen baru.Mantan pelatih Timnas Futsal Indonesia itu menilai, level sepakbola di Asia Tenggara terlalu rendah. Ia bahkan menyarankan Timnas Indonesia lebih baik menggelar laga uji coba di Eropa ketimbang ambil bagian di FIFA ASEAN Cup 2026.

“Saya merasa ini (turnamen FIFA ASEAN Cup 2026) mengada-ada ya. Kita tahu level ASEAN seperti apa. ASEAN enggak membuat sepakbola kita berkembang. ASEAN lebih ke prestise untuk negara Asia Tenggara,” kata Coach Justin, Okezone mengutip dari channel YouTube Justinus Lhaksana , Selasa (22/9/2026).

Baca Juga:   Luke Vickery Dipastikan Gagal Debut, John Herdman Ungkap Kendala Timnas Indonesia Jelang ASEAN Championship 2026

“Kenapa FIFA enggak akusisi (Piala AFF) atau whatever. Di Asia Tenggara kan ada Piala AFF, kenapa FIFA enggak approach board itu atau akusisi Piala AFF. Sekarang jadi ada dua turnamen di ASEAN. Come on level ASEAN kayak apa sih,” tegas Coach Justin.

“Turnamen ini enggak memberi keuntungan kepada Indonesia. Daripada main di FIFA ASEAN Cup 2026, mending di FIFA Matchday ini ketemu Kuwait walaupun nanti juga akan ketemu di November. Daripada main Di FIFA ASEAN Cup, mending Indonesia ke Eropa lah cari jam terbang daripada turun di dua turnamen ASEAN,” saran salah satu pengamat ternama di Tanah Air tersebut.

Baca Juga:   Zumba Party Birukan Kab. Majene, AST: Luar Biasa

Coach Justin pun memberi solusi jika FIFA tetap ngotot menggelar FIFA ASEAN Cup di tahun-tahun mendatang. Demi menaikkan level turnamen, Coach Justin meminta FIFA mengundang negara-negara top Asia seperti Arab Saudi dan Qatar untuk turun di FIFA ASEAN Cup 2026.

Baca Juga:   AWALNYA DIRAGUKAN, KINI DIPERCAYA UNTUK TIMNAS

“Kalau FIFA ingin buat negara berkembang sepakbolanya maju, jangan buat seperti ini dong (FIFA ASEAN Cup 2026). FIFA bikin sesuatu lah. Kalau FIFA mau buat turnamen di ASEAN, libatkan juga negara kuat seperti Qatar, Saudi, bukan Hong Kong dan India,” tutup Coach Justin.****