Politisi Senior Desak Anak Buah Prabowo Tindak Tegas Jajaran Lapas Cibinong usai Temuan Klaster Elit

BANDUNG, – Politisi Senior Akbar Faizal merespons temuan fasilitas mewah di kompleks Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Ia mendesak anak buah Presiden Prabowo, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andriyanto segera mengambil tindakan tegas terhadap seluruh jajaran Lapas Kelas IIA Cibinong.

Hal itu disampaikan Akbar Faizal melalui media sosial X-nya pada Jumat (25/9).

Menurut Akbar, temuan Ombudsman tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa karena dapat memengaruhi kepercayaan publik terhadap upaya pembenahan di Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Baca Juga:   Bertandang Ke Mendagri, Aliansi Mahasiswa dan OKP Adukan Pj Gubernur Sulbar

“Yth. Menteri @Kemenimipas_RI Bpk Jenderal Agus Andriyanto, segera dieksekusi saja seluruh petugas LP Cibinong itu. Mulai dari pimpinan hingga staf,” ungkap Akbar, dikutip Jumat (25/9/2026).

Bahkan, ia meminta agar seluruh jajaran yang bertugas di Lapas Cibinong diperiksa, mulai dari pimpinan hingga staf.

Akbar menilai persoalan tersebut dapat mengganggu upaya pemerintah dalam memperbaiki kinerja dan membangun kepercayaan terhadap kementerian.

Baca Juga:   Indonesia Akan Membangun Dua Fregat Lagi Turunan Arrowhead 140

Ia pun mendesak pemerintah segera mengevaluasi pihak-pihak yang dinilai bertanggung jawab.

“Sudah rusak organisasi bapak di Cibinong. Susah payah bapak membangun kinerja dan kepercayaan bapak di kementerian baru ini tapi mereka rusak secara total,” ungkapnya.

“Saya kenal Anda tak bisa menoleransi seperti ini. Segera eksekusi mereka-mereka itu Pak,” pungkas Akbar.

Sebelumnya, Ombudsman RI melakukan inspeksi mendadak di Lapas Kelas IIA Cibinong pada Rabu (23/9).

Baca Juga:   Langkah SMSI Membantu Mahkamah Agung "Mengerem Tumpukan Perkara"

Dalam pemeriksaan itu, Ombudsman menemukan lebih dari 10 bangunan di bagian belakang lapas yang disebut menyerupai vila mini.

Bangunan tersebut diketahui memiliki sejumlah fasilitas, seperti ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, tempat tidur, hingga peralatan memasak.

Anggota Ombudsman RI Syafrida Rachmawati Rasahan mengatakan bangunan tersebut tidak kosong.

Ia menjelaskan, beberapa bangunan ditempati oleh warga binaan.
( Di Kutif Tribun-Video.com)