Majene  

Sentuhan Kasih Sayang Pemimpin : Seperti Keteladanan Nabi Muhammad SAW di Halaman Rujab Majene

MAJENE,Channelsulbar.Com– Kisah keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam menyayangi sesama makhluk hidup kembali menjadi refleksi mendalam bagi masyarakat Kabupaten Majene.

Salah satu kisah yang paling menyentuh hati adalah momen ketika Rasulullah SAW menunjukkan belas kasih luar biasa kepada seekor ibu rusa yang sedang ditawan oleh seorang pemburu Arab Badui di Madinah.

Dalam riwayat tersebut, sang rusa tiba-tiba memanggil Nabi Muhammad SAW dan mengadu menggunakan bahasa yang dipahami beliau. Rusa itu memohon izin untuk pergi sejenak ke bukit demi menyusui anak-anaknya yang kelaparan

Baca Juga:   Gelar Kelas Ibu Balita, PKM Lembang Gunakan Pola Interaktif

Dengan keluhuran budinya, Rasulullah SAW bersedia menjadi penjamin dan melepaskan ikatan rusa tersebut demi rasa kemanusiaan dan kasih sayang kepada makhluk yang lemah.
Bukti kejujuran sang rusa yang menepati janji untuk kembali ke penangkaran membuat sang pemburu takjub.

Tersentuh oleh pemandangan iman dan welas asih yang begitu agung, pemburu tersebut akhirnya membebaskan sang rusa secara ikhlas.

Baca Juga:   Dinkes Majene Perkuat Sistem Rujukan Berjenjang dan Tata Laksana Gizi Buruk demi Sukseskan Program Cegah Stunting.

Semangat kasih sayang terhadap makhluk hidup ini seolah mendapatkan ruang segarnya di dunia nyata.

Tepat pada tanggal 16 Agustus 2026, sebuah momen unik dan penuh kehangatan terjadi di halaman pendopo Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Majene.

Bupati Majene, Dr. Andi Syukri Tammalele, SE., M.M.,yang dikenal luas oleh masyarakat sebagai sosok pemimpin yang sangat baik dan dekat dengan rakyat, tiba-tiba dihampiri oleh seekor rusa yang lepas bebas di area halaman pendopo. Kehadiran hewan tersebut tanpa rasa takut seolah menjadi simbol kedekatan alam dan ketulusan hati sang pemimpin.

Baca Juga:   Wujudkan Rumah Tahfiz, Pemda Majene dan BKPRMI Sulbar Siap Kolaborasi

Momen spontan ini menjadi pengingat berharga bagi seluruh elemen masyarakat di Majene. Meneladani sifat welas asih Rasulullah SAW bukan hanya tentang hubungan antarmanusia, melainkan juga menjaga harmoni, rasa aman, dan kasih sayang kepada alam serta seluruh makhluk ciptaan-Nya.***