Untuk itu, pencegahan narkoba harus melibatkan setiap lapisan masyarakat, mulai dari tingkat bawah dalam hal ini kampung-kampung hingga Wilayah perkotaan, termasuk memberikan penyadaran secara massif sejak usia dini, mengingat potensi penyalahgunaan barang haram tersebut mudah merasuki kalangan anak muda diberbagai level pendidikan.
Program kampung Tangguh Bebas Narkoba di harapkan bakal berjalan sesuai harapan, yang berdampak luar biasa bagi Masyarakat. Kami menghimbau kepada seluruh pihak yang terlibat dalam program ini, agar bahu membahu merumuskan strategi dan program- program yang efektif, mengingat semakin pesatnya kemajuan teknologi informasi, maka tantangan, fenomena sosial dimasyarakat juga semakin kompleks.
saya ucapkan terima kepada Kepolisian Resor Majene dan seluruh jajarannya, semoga momentum ini akan memperkuat komitmen kita dalam hal Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba di Litaq Assamalewuang. Tutup Bupati Majene.
Sementara dimoment yang sama Kapolres Majene AKBP Toni Sugadri menuturkan bahwa persoalan narkoba ini merupakan masalah luar biasa dan Kebanyakan kasus narkoba itu diawali dari problem-problem keluarga, yaitu kurangnya perhatian dari keluarga.
Sehingga diperlukan peran serta seluruh pihak termasuk masyarakat untuk menangkalnya. Salah satunya dengan pembentukan kampung tangguh anti narkoba ini yang diharapkan bisa menjadi upaya yang efektif dalam mencegah peredaran narkoba di masyarakat. ujarnya.
Kunci utamanya agar program ini berjalan adalah partisipasi aktif dari masyarakat itu sendiri agar penegakan hukum penyalahgunaan narkoba dapat berhasil guna dan berdaya guna.
Penegakan hukum penyalahgunaan narkoba akan berjalan efektif apabila masyarakat turut serta dalam kegiatan itu khususnya peran organisasi Agama melalui sarana dakwah yang dapat diselipkan dalam kegiatan keagamaan untuk memberi pemahaman kepada umat agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba. Tandas Kapolres Majene



