MAJENE,Channelsulbar.Com– Wakil Bupati Majene, Dr. Hj. Andi Ritamariani Basharoe, M.Pd., menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) yang dirangkaikan dengan pelantikan Pengurus Ranting IBI periode 2023–2028 se-Kabupaten Majene. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Majene, Rabu (24/6/2026), berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan sebagai bentuk penghargaan terhadap pengabdian para bidan dalam melayani masyarakat.
Peringatan HUT IBI ke-75 tahun ini menjadi momentum penting bagi seluruh bidan di Kabupaten Majene untuk memperkuat komitmen dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kesehatan, khususnya kepada ibu dan anak. Selain itu, pelantikan pengurus ranting yang baru diharapkan mampu membawa organisasi profesi tersebut semakin aktif dalam mendukung program pembangunan kesehatan daerah.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Majene menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh bidan atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama ini. Menurutnya, profesi bidan memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga kualitas kesehatan masyarakat, terutama dalam menekan angka kematian ibu dan bayi serta meningkatkan kualitas generasi masa depan.
Ia menegaskan bahwa bidan bukan sekadar tenaga kesehatan yang menjalankan tugas profesinya, melainkan sosok yang hadir mendampingi keluarga sejak awal kehidupan seorang anak. Oleh karena itu, keberadaan bidan menjadi salah satu pilar utama dalam sistem pelayanan kesehatan di daerah.
“Melihat semangat para bidan yang hadir hari ini, saya kembali diingatkan akan besarnya dedikasi yang kalian berikan. Bidan adalah pilar utama dalam menjaga keselamatan ibu dan masa depan anak-anak kita. Saya berharap, dengan dilantiknya pengurus yang baru, semangat ini terus menyala dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Andi Ritamariani di hadapan para peserta kegiatan.
Menurutnya, tantangan pelayanan kesehatan saat ini semakin kompleks, sehingga diperlukan kolaborasi dan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, organisasi profesi, serta seluruh pemangku kepentingan. Dalam konteks tersebut, Ikatan Bidan Indonesia memiliki posisi yang sangat penting sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan merata hingga ke pelosok desa.
Acara tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan unsur lintas sektor, di antaranya Kepala Dinas BKKBN, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Majene, Direktur RSUD Majene, Ketua Dharma Wanita Persatuan, perwakilan Tim Penggerak PKK, para camat, lurah, serta para bidan dari berbagai kecamatan di Kabupaten Majene.
Kehadiran berbagai unsur pemerintah dan organisasi kemasyarakatan tersebut menunjukkan kuatnya dukungan terhadap peran bidan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat koordinasi antarlembaga dalam mendukung berbagai program kesehatan nasional maupun daerah.
Wakil Bupati juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kebidanan. Menurutnya, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi para bidan agar pelayanan yang diberikan semakin profesional, humanis, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Ia berharap para pengurus ranting yang baru dilantik mampu menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab, serta menjadi motor penggerak dalam memperkuat eksistensi IBI di tingkat kecamatan maupun desa.
“Selamat mengemban amanah baru bagi seluruh Pengurus Ranting IBI se-Kabupaten Majene. Mari kita bersama-sama memberikan pengabdian terbaik dan bekerja dengan penuh ketulusan untuk membangun daerah yang kita cintai ini,” tuturnya.
Sementara itu, pelantikan Pengurus Ranting IBI periode 2023–2028 disambut antusias oleh seluruh anggota yang hadir. Kepengurusan baru diharapkan mampu menghadirkan berbagai inovasi dan program kerja yang mendukung peningkatan kualitas pelayanan kebidanan, memperkuat solidaritas organisasi, serta meningkatkan peran bidan dalam pembangunan kesehatan masyarakat.
Peringatan HUT ke-75 IBI juga menjadi refleksi atas perjalanan panjang organisasi profesi tersebut dalam mendampingi masyarakat Indonesia. Selama puluhan tahun, para bidan telah menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan, khususnya di wilayah pedesaan dan daerah terpencil yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan.
Dengan dilantiknya kepengurusan baru periode 2023–2028, Ikatan Bidan Indonesia Kabupaten Majene diharapkan semakin solid, profesional, dan adaptif terhadap berbagai tantangan pelayanan kesehatan di masa depan. Organisasi ini diharapkan terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak, sekaligus berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat Majene yang sehat, maju, dan sejahtera.
Semangat pengabdian yang ditunjukkan para bidan pada momentum HUT ke-75 IBI menjadi bukti bahwa profesi ini tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga kesehatan keluarga dan melahirkan generasi yang berkualitas bagi masa depan Kabupaten Majene.** ( Rez/W)



